Saya adalah Mahasiswa IAIN Serang yang berasal dari Lebak Banten

Minggu, 21 Februari 2016

IAIN Akan Telusuri
Keberadaan Sanggabuana

SERANG, (KB).-
IAIN SMH Banten akan menelusuri keberadaan aktivitas organisasi Sanggabuana menyusul informasi ada seorang mahasiswa yang menjadi anggota organisasi tersebut.
Organisasi Sanggabuana tersebut sudah ada dikampus IAIN namun baru saat ini ada laporan sudah ada korban sampai berhenti dari kuliahnya. Oleh karena itu perlu ditelusuri keberadaan dan aktivitas organisasi tersebut,” kata Dekan Tarbiyah dan Keguruan Dr. Subhan Mugni M, Ed, kepada Kabar Banten, Jumat (112/2/2016).
Menurut Subhan, organisasi Sanggabuana adalah organisasi yang didirikan oleh sahabat dari Al-Musadeq (pengikut aliran Al-Qaeda Al-Islamiyah).
Ia mengatakan sudah ada 20 orang pengikut organisasi tersebut. Dari 20 orang tersebut berasal dari salah satu fakultas di IAIN. Menurutnya, keberadaaan mereka sering ia perhatikan namun dirinya tidak berani menyimpulkan organisasi tersebut adalah sesat karena belum dialog secara langsung mengenai Agama dengan Sanggabuana tersebut.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Ketua Jurusan Hukum Tata Negara, Dr Ishom. Menurutnya, keberadaan organisasi itu sudah lama ia ketahui. Bahkan di tempat tinggalnya, yakni Cengkareng Jakarta Barat, dia sudah melihat langsung kegiatan Sanggabuana tersebut.
Hal yang paling ia anggap sesat adalah ketika mendengar salah satu ajaran mengenai hak milik dalam Agama Islam. Menurut dia, Sanggabuana menghalalkan harta orang lain atau kerabat jika tidak seideologi. Misalnya boleh mencuri laptop milik ayah atau ibunya.
Menurut informasi, kejadian yang dialami oleh mahasiswa IAIN sudah terjadi Kali Jati Kuningan Jawa Barat. Tiga wanita yang mengontrak di Kalijati Timur, dilaporkan kepolisian karena diduga mengajarkan aliran sesat. Ketiga wanita tersebut, diduga kabur dari rumah karena mengikuti aliran Sanggabuana. (Rahman/Job)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar