Saya adalah Mahasiswa IAIN Serang yang berasal dari Lebak Banten

Jumat, 26 Februari 2016

Kabar Olahraga

Atlet Formasi Harus Siap Hadapi Kompetesi

SERANG, (KB).-
Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Federasi Olahraga Mahasiswa (Formasi) IAIN Sultan Maulanan Hasanudin Banten harus siap hadapi kompetisi olahraga yang setiap tahunnya digelar oleh instansi olahraga daerah. Untuk mempersiapkannya UKM yang berlokasi di lantai 2 Gedung Pusat kegiatan Mahasiswa IAIN tersebut sudah 3 hari yang lalu melangsungkan kegiatan training sport of formasi (TSF) 2016.
Kegiatan yang sudah berlangsung sejak Senin, (22/2/2016) dan akan berakhir pada Senin, (29/2/2016) itu dikemas dengan memberikan pelatihan fisik dan materi keolahragaan dari berbagai cabang olahraga seperti catur, bola, basket, volly , badminton dan tenis meja.
Ketua panitia, Enjang, mengatakan kegiatan ini mempunyai tujuan yang sangat berarti untuk UKM olahraga yang ada di IAIN tersebut. Hal itu karena dengan pelatihan itu UKM formasi bisa lebih tahu kemampuan kader barunya sudah sejauh mana kemampuan yang dimiliki terlebih untuk menghadapi kegiatan kompetisi seperti POMDA dan POMNAS. Menurut Enjang, tema yang diusung pada TSF tahun ini adalah Menjadikan generasi yang kritis dalam berfikir dan militan dalam bertindak Dengan harapan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memberikan pengamatan secara ril mengenai keolahragaan dan bisa melakukan tindakan secara terus menerus untuk kemajuan keolahragaan di Banten. “ 25 peserta TSF ini juga untuk disiapkan menjadi atletkompetisi olahraga mahasiswa seperti POMDA yang sebentar lagi akan digelar,” Ucap Enjang kepada Kabar Banten. Jum'at (26/2/2016)
Terpisah, Ketua Umum Formasi, Aris Eka Arsana, mengatakan bahwa kegiatan TSF itu dialkukan dengan dua tahapan yakni Pra TSF dan TSF. Pada kegiatan Pra TSF peserta akan diberikan materi seluruh cabang olahraga baik tekhnik maupun strategi menghadapi lawan saat kompetisi sedangkan kegiatan TSF peserta diberikan pelatihan fisik agar saat bertanding mereka kuat secara jasmani . Aris juga menuturkan sebagai penutup kegiatan panitia akan menggembleng mental peserta agar saat bergabung dengan UKM tersebut peserta sudah siap menerima persoalan organisasi artinya mental peserta tidak menurun hanya karna beberapa masalah kecil.
Selain itu, Aris juga menjelaskan kegiatan tersebut adalah bentuk eksistensi organisasi keolahragaan mahasiswa IAIN sebagai penerus bangsa. Ia juga berharap lembaga keolahragaan seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Banten dapat mengkordinir UKM olahraga yang ada di Banten karena kedua lembaga tadi tidak bisa berdiri tanpa ada dorongan dari masyarakat dan mahasiswa atau pemuda.
Selain itu, Aris berharap pemerintah bisa melakukan rekontruksi keolahragaan di Banten agar kegiatannya lebih di rasakan oleh masyarkat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar